Senin, 10 Maret 2014

Cinta Berawal Dari Persahabatan.

Ini adalah kisah nyata dari perjalanan cintaku yang di awali dengan persahabatan",. 
Sungguh aku tidak pernah menyangka sebelumnya tlah bisa untuk menjadikan dia (Annisa) sebagai kekasihku,.
karena 2 tahun yang lalu tepatnya tahun 2012 ku kenal dia lewat jejaring sosial facebook. 
"Saat itu tanpa ku sengaja tlah menggabungkan Annisa di sebuah grub chatingan di inbox, karena tergabung dalam satu grup Annisa juga mengirimkan pesan yang bisa di lihat oleh teman-teman yang aku tandai tersebut,. Tetapi pada waktu itu facebook Annisa tidak pakai photo,. Setelah sempat kontak di grup chatingan,. Aku pun pengirim pesan inbox pribadi ke dia, untuk meminta nomer Hpnya dan sebelum dia membalas, aku melihat di profil facebooknya sudah terpasang nomer Hp, bergegas langsung ku catat dan tidak lama kemudian dia pun ku sms. Tak lama kemudian balasan sms dari Annisa pun ku terima, alangkah terkejutnya ternyata dia juga orang satu kampung halaman dengan ku di kalimantan selatan,
Sejak saat itu aku dan Annisa saling share, tentang masalah cinta masing-masing,.
Aku juga tidak berharap begitu banyak kepadanya karena aku sadar dengan perbedaan. Berbeda karena hati, wajah dan kantong tak sama,. Hehehe :)  

Pada akhir tahun 2012 aku pindah kerja ke kota pontianak, aku masih tetap berbagi cerita dengannya,. Namun tidak beberapa bulan aku ketemu dengan seorang wanita laen, sebut saja namanya "Jenita", aku pun mulai merenggang dengan Annisa, karena Jenita meminta ku untuk tidak dekat dengan wanita, baik teman atau pun sahabat. 

Dan Annisa pun ingin ku hapus dari kehidupan ku,. Setiap kali dia menelpon dan kirim sms, selalu ku abaikan, telponnya tidak ku angkat dan smsnya tak ku balas,.
Karena aku hanya ingin menjaga perasaan Janeta yang meminta kesetiaan ku,. Padahal aku dan Annisa hanya sebatas teman,.
Dan memasuki pertengahan tahun 2013, Annisa pun benar-benar tak ada kabar lagi, sempat sejenak ingat kepadanya hatiku berkata "Mungkin Annisa juga sudah bahagia dengan kekasihnya"

Pada suatu suatu hari aku bertengkar dengan Janeta hanya karena saling lempar kecemburuan, dan malamnya aku tak lagi telponan dengan Janeta,. Nah baru aku teringat dengan Annisa dan dia pun ku telpon.

Rupanya Annisa tidak berubah nada kata-katanya masih seperti pertama ku kenal, tapi dia hanya bertanya kenapa tak ada kabar dan aku hanya menjawab karena setiap hari selalu sibuk. Namun sesekali pembicaraan ku kecolosan, memanggil namanya menyebut nama Jenita,.
Tetapi Annisa tau kalau aku slama itu sibuk dengan pacar sendiri,.
Pembicaraan lewat telpon malam  itu pun ku akhiri dengan Annis saat ku yakini bahwa dia masih menjadi sahabat sahabat yang selalu ada di saat ku rasakan galau.

Bertepatan Hari raya Idul Fitri di tahun 2013 aku putuskan untuk pulang kampung mudik lebaran,. Di hari lebaran itu ku kirim pesan untuk Annisa ucapan selamat Hari raya dan juga ingin bertamu ke rumahnya, tapi Annisa membalas pesanku katanya dia tidak ada di rumah. Lebaran hari itu pun aku tidak bisa bertemu dengannya.

3 Hari setelah lebaran aku dan teman-teman jalan ke pasar mingguan yang tidak jauh dengan rumah Annisa,. Ku kirim lagi pesan untuk Annisa ingin ketemu dia, katanya dia sudah ada di pasar tersebut,. Dengan rasa penasaran aku mencari-cari dia di pasar itu,.

Dengan rasa tak sabar ingin bertemu, Annisa langsung ku telpon,. "Annisa kamu dimana??!" dia menjawab "Ini ka aku ada di belakang mu", serentak berdebar jantung ini begitu aku berbalik ke belakang,. Subhanallah cantiknya wanita itu, telpon belum ku tutup dan aku bertanya lewat telpon "Kamu Annisa" dan wanita di depan mata itu menjawab "Iya",.

Saat itu aku terdiam dan tak mampu untuk bicara lagi, karena hati ku berkata bahwa dia bukan milik ku dan tak mungkin bisa ku miliki, dia milik orang lain dan aku pun ingin setia dengan cinta yang ku jalin dengan Jenita,.

Di saat itu aku rasa tak sadar ku ulurkan tangan untuk bersalaman dengannya dan perlahan Annisa pergi dari tatapan mata ku yang terpaku melihatnya,.

2 Hari kemudian aku berangkat ke Banjarmasin untuk mencari kerja disana sekalian mau dekat dengan Jenita, sesampainya di Banjarmasin aku dapat pesan dari Annisa katanya dia juga akan bekerja di Banjarmasin, dengan penuh harap ku kira ada kesempatan lagi untuk bisa melihatnya, tapi ternyata tempat kerjanya jauh dari tempat kerja ku,. 2 minggu telah berlalu hati ku merasakan kecewa karena Jenita yang ku harapkan bisa setiap saat bertemu dengannya ternyata sudah 15 hari belum juga menemui ku, katanya Jenita sibuk dengan pekerjaannya dan aku pun mulai jenuh, bukan saja jenuh dengan Jenita tapi juga jenuh dengan pekerjaan yang benar-benar membuat ku bosan, apa lagi gaji'nya tak sesuai dengan kebutuhan ku,. Pada akhirnya ku putuskan untuk pergi dari kota Banjarmasin, namun sebelum hari berangkatnya yang ku tentukan, aku pun ketemu juga dengan Jenita meski itu malam terakhir. Aku tidak bilang kepada Jenita untuk meninggalkannya, tapi hati ku sudah berjanji tetap setia kepadanya, semua demi cita-cita dan cintaku,.
Ke'esokan harinya aku berangkat menuju kota samarinda,.

Di kota samarinda lah menyisakan luka terdalam untuk ku, 1 hari ada d kota itu, Jenita kirim pesan dan mengakhiri hubungannya dengan ku,. Sungguh benar-benar sakit ku rasakan,. Kini setiap waktu yang lalui hanya dengan kegalauan,.

Sesekali aku coba untuk tegar, ku pegang Hp dan ku telpon nomer Annisa, tapi ternyata yang mengangkatnya suara laki-laki,. Kegalauan patah hatiku pun terus berlanjut karena Ketulusan cinta tlah di abaikan oleh Jenita dan kini sahabatku Annisa juga tak ada lagi tempat untuk berbagi curahan hati,.

Download photo bergerak Annisa..